Ajang perlombaan tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan Ciomas resmi digelar selama dua hari, Rabu–Kamis (15–16 April 2026), bertempat di Gugus IV Ciomas, Kabupaten Bogor.
Kegiatan ini mempertandingkan berbagai cabang, di antaranya Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N), Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI), Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI), serta Olahraga Tradisional (Oltrad).
Sebanyak 1.115 siswa dari 37 sekolah negeri dan swasta turut ambil bagian dalam ajang tahunan tersebut sebagai bentuk pengembangan potensi akademik dan non-akademik di tingkat dasar.
Dalam pelaksanaannya, panitia menggelar total puluhan cabang lomba, meliputi 6 cabang O2SN, 7 cabang FTBI, 7 cabang FLS3N, 5 cabang Pentas PAI, serta 5 cabang Olahraga Tradisional.
Kegiatan ini menghadirkan dewan juri profesional yang berasal dari Kota Bogor dan wilayah Kecamatan Ciomas, terdiri dari tenaga pendidik lintas jenjang mulai dari SD hingga SMA/SMK, sesuai dengan bidang perlombaan masing-masing.
Pembukaan kegiatan turut dihadiri unsur Muspika Kecamatan Ciomas, di antaranya Camat, Kapolsek, Danramil, serta perwakilan organisasi pendidikan seperti PGRI dan unsur kewilayahan lainnya.
Doni Rahman, S.Pd, Sebagai Wakil Ketua Panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah strategis dalam menggali potensi dan bakat siswa sejak dini.
“Melalui ajang ini, kami berharap lahir bibit-bibit unggul dari Ciomas yang siap bersaing di tingkat Kabupaten Bogor,” tambah Doni.
Doni menjelaskan para juara pertama dari setiap cabang lomba akan dipersiapkan dan didampingi secara khusus oleh guru pembimbing untuk mengikuti kompetisi di tingkat kabupaten.
Berkaca dari tahun sebelumnya, sejumlah siswa dari Kecamatan Ciomas berhasil menorehkan prestasi hingga tingkat provinsi, khususnya pada cabang pencak silat yang saat itu dilaksanakan secara daring melalui pengiriman video.
Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga memberikan nilai tambah bagi siswa dalam jalur prestasi, baik akademik maupun non-akademik, sebagai bekal melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP negeri.
Harapan Doni dengan adanya ajang kompetisi O2SN ini bukan hanya kemenangan, akan tetapi bagaimana potensi siswa dapat tergali dan berkembang sesuai bakat dan karakter masing-masing. (Ipunk)
Apr 06, 2026 0
Mar 21, 2026 0
Mar 19, 2026 0
Mar 19, 2026 0
Apr 06, 2026 0
Mar 21, 2026 0
Mar 19, 2026 0
Mar 19, 2026 0
Apr 16, 2026 0
Ajang perlombaan tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan...
Apr 06, 2026 0
Meski tidak terlihat meriah dan semarak, namun tetap ada...
Mar 21, 2026 0
Tidak kurang dari 106 anak yatim/piatu mendapatkan santunan...
Mar 19, 2026 0
Kepala SDN 04 Katulampa, Ibu Siti Nuraeni, S.Pd.SD...
Mar 19, 2026 0
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengundang anak-anak yatim dari...