Predikat SMK Wikrama Bogor sebagai Perintis Sekolah Berwawasan Lingkungan memang tidak perlu di sanksikan lagi. Debut sekolah yang berlokasi di Kawasan Tajur Bogor Selatan Kota Bogor dalam menekuni dan menseriusi isu-isu yang berkaitan dengan hal-hal berbau lingkungan, sudah dimulai sejak 2004. Yang mana pada saat itu, Pemerintah baru menggagas Go Green School dan Sekolah Berbudaya Lingkungan. Sampai akhirnya SMK Wikrama Bogor berhasil meraih piala dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada tahun 2012 sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri. Demikian diuraikan Kepala SMK Wkrama Bogor, Iin Mulyani, S.Si., saat berbincang dengan pilarnews.web.id di sekolah beberapa waktu lalu.
“Dari momen itulah, yang kami jadikan awal langkah kami untuk selalu concern dan peduli terhadap lingkungan di sekitar kita. SMK Wikrama bukan berarti merasa puas dengan hasil yang telah kami capai diatas, tapi justru kami jadikan pemicu untuk terus berkontribusi bagi negara dalam menangani masalah lingkungan, seperti hal-hal yang berkaitan dengan sampah dan limbah dan bagaimana kami bertekad untuk berperan aktif untuk turut serta mengatasi masalah tersebut,” paparnya.
Tidak berhenti sampai disitu, SMK Wikrama sebagai sekolah yang berhasil menyandang gelar sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri juga mulai menularkan ilmu yang dimilikinya kepada siswa-siswi dari sekolah lain. “Antara lain kami juga melakukan sharing, berdiskusi dan bersama-sama mengajak mereka untuk turut andil dalam mengatasi masalah lingkungan dan ikut berperan serta menjadi bagian dalam mencari solusi terbaik demi terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat sesuai harapan semua pihak,” katanya.
Iin mengungkapkan rasa bangganya, karena apa yang telah dilakukannya besama seluruh warga sekolah SMK Wikrama Bogor diperhatikan dan diapresiasi oleh Negara Republik Indonesia, bahkan kini kiprahnya sudah mencapai ke manca negara. “Contohnya kami pada 2015 diundang untuk menjadi narasumber di Markas UNESCO di Paris, Prancis. Kami juga dilibatkan secara aktif sebagai anggota Komisi Nasional Untuk UNESCO. Selanjutnya juga kami diundang jika ada kegiatan yang bernuansa lingkungan seperti Hari Bumi dan lain-lain untuk turut ambil bagian di dalamnya,” ujarnya lagi.
Iin berharap, dengan Predikat sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri dan sebagai Sekolah Berwawasan Lingkungan, SMK Wikrama memiliki nilai lebih yang bisa memberi kebanggaan dan manfaat yang lebih juga. “Untuk mencapai hal itu, semua bisa di mulai dari diri kita sendiri. Karena kebiasaan yang baik akan memberi dampak yang positif pula bagi lingkungan di sekitar kita,” harapnya. (Wi)
Apr 16, 2026 0
Apr 06, 2026 0
Mar 21, 2026 0
Mar 19, 2026 0
Apr 16, 2026 0
Apr 06, 2026 0
Mar 21, 2026 0
Mar 19, 2026 0
Apr 16, 2026 0
Ajang perlombaan tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan...
Apr 06, 2026 0
Meski tidak terlihat meriah dan semarak, namun tetap ada...
Mar 21, 2026 0
Tidak kurang dari 106 anak yatim/piatu mendapatkan santunan...
Mar 19, 2026 0
Kepala SDN 04 Katulampa, Ibu Siti Nuraeni, S.Pd.SD...
Mar 19, 2026 0
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengundang anak-anak yatim dari...