Sebanyak 960 lulusan dari berbagai jenjang yang ada di Universitas Pakuan Bogor kembali di wisuda. Prosesi wisuda berlangsung meriah dan penuh kegembiraan, diselenggarakan melalui 2 tahap tahap dan berlangsung selama dua hari yakni pada Rabu-Kamis (28-29/8/2019) bertempat di Braja Mustika Convention Center Jalan Semeru Kota Bogor.
Rektor Unpak Prof. DR. H. Bibin Rubini., MPd, dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada para lulusan. “Lulusan kini menghadapi kondisi dunia yang penuh dengan ketidakpastian, juga revolusi industri. Yang mana Impact dari revolusi industri lahirlah VUCA. Jadi kita menanggapi VUCA ini dengan VUCA yang lain,” ujar Bibin.
“VUCA pertama, lulusan harus visioner, harus melihat ke depan, membuat sesuatu kreativitas dan berbagai macam ide. Contohnya Pebisnis yang baik harus selalu memiliki visi/misi sehingga tahu apa yang akan dicapai dan siap menghafapi berbagai kemungkinan sepahit apapun,” katanya lagi. Lanjut Rektor jika yang kedua Understanding, lulusan harus paham dan memahami satu persoalan. Serta mampu mengkaji dan mempersiapkan stràtegi apa yang akan diwujudkan di waktu yang akan datang.
“Selanjutnya C-nya adalah Clarity, artinya harus jelas menghadapi segala sesuatu dan jangan samar-samar sehingga diharapkan nantinya bisa menjadi jelas dan dapat menjadi acuan dalam menyelesaikan masalah,” sambungnya. Lalu arti A dalam VUCA adalah Agility, yang ini artinya seorang lulusan harus mampu untuk segera beradaptasi dengan tuntutan dan perkembangan yang ada dan sewaktu-waktu muncul secara tiba- tiba.
“Intinya seorang lulusan Unpak harus visioner dan jangan menjadi korban akibat kemajuan revolusi industri. Tetapi sebaiknya harus bisa mengikuti perkembangan, revolusi industri itu sendiri untuk masa depan dirinya kelak,” tuturnya.
“VUCA yang satu harus mampu mengalahkan VUCA lainnya yang berbahaya, yang VUCA yang satu lagi adalah Volatility (fluktuatif), Uncertainty (keridakpastian), Complexity (kompleksitas) dan Ambiguity (ketidakjelasan). Sekarang kondisi di lapangan sudah serba tak seimbang. Contohnya saja jumlah lulusan dari berbagai universitas termasuk dari Unpak terus meningkat. Dari Unpak saja, setahun bisa tiga-empat kali wisuda dan menelurkan lulusan. Bagaimana selama lima atau sepuluh tahun dari Unpak saja sudah ada berapa ribu lulusan, belum dari universitas lain. Sementara lapangan pekerjaan perkembangannya masih begitu lambat, sehingga tidak sesuai dengan kebutuhan yang harus ditampung untuk bekerja,” jelas Bibin. (Wi)
Mar 21, 2026 0
Mar 19, 2026 0
Mar 19, 2026 0
Mar 12, 2026 0
Mar 21, 2026 0
Mar 19, 2026 0
Mar 19, 2026 0
Mar 12, 2026 0
Mar 21, 2026 0
Tidak kurang dari 106 anak yatim/piatu mendapatkan santunan...
Mar 19, 2026 0
Kepala SDN 04 Katulampa, Ibu Siti Nuraeni, S.Pd.SD...
Mar 19, 2026 0
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengundang anak-anak yatim dari...
Mar 12, 2026 0
Saatnya Kita Berbagi Keberkahan, Merajut Kebersamaan...
Mar 10, 2026 0
Saatnya berbagi dibulan suci ramadhan penuh berkah, Dewan...