PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor adalah salah satu perusahaan di Kota Hujan yang terkena dampak pembangunan rel kereta ganda atau Double Track yang kini tengah dibangun PT Kereta Api Indonesia (PT KAI). Apalagi proyek yang kini tengah menggarap jalur ganda Bogor-Sukabumi saat ini sedang dipegang Pemerintah Pusat. Salah satu kendalanya, jalur pembangunan bakal melalui pipa induk PDAM Kota Bogor.
Ade Syaban Maulana, Direktur Teknik PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor menjelaskan, solusi atas permasalahan itu masih menjadi pembicaraan dengan PT KAI karena memang belum ada keputusan resmi bagaimana memindahkan pipa itu tanpa banyak merugikan pelanggan. Ditambah lagi, opsi-opsi pemindahan pipa juga bukanlah hal yang mudah.
“Dari aspek teknis, ada sekitar 2,5 kilometer pipa yang terdampak, itu artinya meliputi pelayanan untuk daerah Ciherang Pondok ke Dekeng itu lima kilometer (memanfaatkan sistem) gravitasi. Kalau gravitasi itu tergantung elevansi di setiap pipa. Jika itu dipindahkan maka posisinya harus sama, karena kalau tidak sama maka akan berpengaruh pada debit air yang diambil,” terang Ade kepada wartawan pada Kamis (23/1/20).
Masih kata Ade, jika Debit air baku dari Sungai Cisadane dalam keadaan normal mencapai 1.800 liter/detik. “Jika posisinya setelah dipindahkan tidak sama, hasilnya bisa menurun 1.700 hingga 1.600 liter/detik,” katanya.
“Pemindahan itu nanti kan ada dua pipa yakni pipa 1000 milimeter dan pipa 700 milimeter. Kalau dipindahkan sekarang maka koneksinya akan berhenti sama sekali, itu memerlukan waktu kurang lebih dua minggu atau paling lama satu bulan, itu artinya wilayah terdampak tersebut diatas akan mati secara total,” urai Ade.
Tentu hal ini akan berakibat fatal bagi wilayah terdampak dan juga bagi PDAM itu sendiri. “Oleh karena itu, kami pihak perusahaan masih berusaha mencari solusi terbaik dan masih membicarakan secara intens baik dengan PT KAI maupun dengan Pemerintah Pusat,” tegas Ade. (Wi)
Apr 16, 2026 0
Apr 06, 2026 0
Mar 21, 2026 0
Mar 19, 2026 0
Apr 16, 2026 0
Apr 06, 2026 0
Mar 21, 2026 0
Mar 19, 2026 0
Apr 16, 2026 0
Ajang perlombaan tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan...
Apr 06, 2026 0
Meski tidak terlihat meriah dan semarak, namun tetap ada...
Mar 21, 2026 0
Tidak kurang dari 106 anak yatim/piatu mendapatkan santunan...
Mar 19, 2026 0
Kepala SDN 04 Katulampa, Ibu Siti Nuraeni, S.Pd.SD...
Mar 19, 2026 0
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengundang anak-anak yatim dari...