SMAN 1 Tajur Halang Kabupaten Bogor memiliki sebuah terobosan baru dalam upaya menangkal aksi kenakalan remaja, khususnya para anak muda usia sekolah setingkat SMA. Program yang digadang-gadang bakal mampu mengatasi masalah seperti tawuran, penyalahgunaan narkoba dan meminum minuman keras adalah Program Kyai Menyapa.
Wakil Kepala SMAN 1 Tajur Halang Bagian Humas, H. Wahyudin mengatakan jika Program Kyai Menyapa memang baru pertama kali dicetuskan oleh SMAN 1 Tajurhalang
“Program Kyai Menyapa memang pertamakali SMAN 1 Tajur Halang yang mencetuskannya. Belum ada selama ini program ini diterapkan di sekolah lain, bahkan di seluruh dunia. Maka kami nobatkan jika sekolah kamilah yang pertamakali memelopori program ini,” kata H. Wahyudin.
Lanjut Wahyudin, “Program Kyai Menyapa” dianggap lebih efektif dan efisien dalam upaya menyadarkan para siswa untuk senantiasa mengingatkan dalam berbuat kebaikan dan menjauhi segala bentuk kejahatan.
“Untuk praktek dari “Program Kyai Menyapa” bisa dilakukan dengan cara formal maupun non formal, bergantung pada situasi dan kondisinya. Misalnya, saat para siswa sedang istirahat atau kumpul-kumpul di kantin, maka akan ada Kyai yang datang menyapa, bisa untuk menanyakan apakah mereka sudah Sholat atau belum, sudah meminta restu kepada orangtuanya belum saat tadi mereka akan berangkat ke sekolah dan pertanyaan-pertanyaan yang lainnya yang berkaitan dengan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SMAN 1 Tajur Halang,” urainya.
H. Wahyudin melanjutkan, jika program ini terselenggara karena adanya kerjasama dengan para Kyai setempat.
“Para Kyai yang kami libatkan adalah Kyai-kyai dan ulama-ulama yang sudah mendapat pengakuan dari MUI Kabupaten Bogor dan memiliki sertifikat yang jelas,” katanya lagi.
H. Wahyudin berharap, dengan Program Kyai Menyapa, maka para anak didik akan terbiasa hidup dalam tuntunan agama.
“Dengan bimbimgan dan arahan dari para Kyai, saya berharap, para siswa mampu mengelola sikap dan tutur katanya, mampu mengendalikan emosi jika mereka bertemu dengan pihak-pihak yang ingin memecah belah pertemanan dan persahabatan yang telah mereka jalin selama ini dengan sesama pelajar, sehingga mereka bisa terhindar dari perbuatan-perbuatan yang kurang berguna seperti tawuran dan yang lainnya.
H. Wahyudin menambahkan, jika selama ini reputasi dan nama baik SMAN 1 Tajur Halang sudah dikenal baik dan tidak pernah terjadi aksi tawuran, maka dengan adanya “Program Kyai Menyapa” ini, mutu dan kualitas pembelajaran di SMAN 1 Tajurhalang bisa terus terjaga dan bisa menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain yang ada di sekitarnya. (Imas)
Apr 16, 2026 0
Apr 06, 2026 0
Mar 21, 2026 0
Mar 19, 2026 0
Apr 16, 2026 0
Apr 06, 2026 0
Mar 21, 2026 0
Mar 19, 2026 0
Apr 16, 2026 0
Ajang perlombaan tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan...
Apr 06, 2026 0
Meski tidak terlihat meriah dan semarak, namun tetap ada...
Mar 21, 2026 0
Tidak kurang dari 106 anak yatim/piatu mendapatkan santunan...
Mar 19, 2026 0
Kepala SDN 04 Katulampa, Ibu Siti Nuraeni, S.Pd.SD...
Mar 19, 2026 0
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengundang anak-anak yatim dari...