SMK Kesehatan Telekomedika yang berlokasi di Jalan Mantarena merupakan salah satu sekolah yang ada di kota Bogor. Karena selain berada di lokasi tersebut diatas, ada lagi lokasi di tempat lain yang sama-sama merupakan Sekolah Kesehatan Telekomedika Bogor.
Hal diatas dikatakan Adnan, Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana ketika ditemui pilarnews pada Rabu (11/3/2020). Menurut Adnan, jika saat ini pihak sekolah sudah siap untuk menghadapi berbagai ujian sekolah di SMK Kesehatan Telekomedika.
“Saya sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana Prasarana SMK Kesehatan Telekomedika Bogor, sudah merasa siap dalam menghadapi ujian tahun ini. Khususnya secara sarana-prasarana, semuanya telah kami siapkan. Termasuk komputer dan laboratorium, jika memang dibutuhkan, semuanya telah kami sediakan, bahkan Genset pun sudah ada, untuk berjaga-jaga jika tiba-tiba listrik di Kota Bogor padam pada saat pelaksanaan ujian berlangsung,” papar Adnan, di sekolah.
Selain masalah sarana prasarana, tambah Adnan, hal yang tidak kalah penting adalah kesiapan dari para siswa itu sendiri.
“Untuk itu, kami plhak sekolah, tak bosan-bosan untuk meminta, agar seluruh siswa khususnya yang duduk di Kelas 12 SMK Kesehatan Telekomedika, agar selalu rajin dan tekun dalam belajar disetiap harinya, karena dengan belajar, tentunya mereka semua tentunya akan lebih siap dalam mengerjakan soal-soal ujian baik itu USBN, UNBK apalagi UN 2020,” terang Adnan.
“Di SMK Kesehatan Telekomedika kami menyiapkan 3 (Tiga) Program Keahlian, yakni; Keperawatan, Farmasi dan Administrasi Perkantoran yang berbasis Rumah Sakit. Untuk saat ini, siswa Kelas 12 yang akan mengikuti Ujian adalah sekitar 300 anak dari ketiga jurusan/ program keahlian tersebut diatas,” lanjut Adnan.
Adnan berharap, jika seluruh siswa Kelas 12 juga mempersiapkan fisik yang sehat dan mental yang kuat. “Caranya ya saya sarankan, agar mereka jangan terlalu lelah untuk saat-saat ini, belajar juga jangan terlalu di forsir, lebih baik sedikit demi sedikit tapi konsentrasi daripada belajar sekaligus tapi diforsir, itu nantinya kurang baik, begitupun agar mereka tidak gugup dan selalu betdoa agar bisa tenang dalam mengerjakan seluruh soal-soal yang disajikan, saya berharap, mereka semua bisa melewati ujian ini dan mendapatkan hasil yang gemilang,” harap Adnan. (Wi)
Apr 16, 2026 0
Apr 06, 2026 0
Mar 21, 2026 0
Mar 19, 2026 0
Apr 16, 2026 0
Apr 06, 2026 0
Mar 21, 2026 0
Mar 19, 2026 0
Apr 16, 2026 0
Ajang perlombaan tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan...
Apr 06, 2026 0
Meski tidak terlihat meriah dan semarak, namun tetap ada...
Mar 21, 2026 0
Tidak kurang dari 106 anak yatim/piatu mendapatkan santunan...
Mar 19, 2026 0
Kepala SDN 04 Katulampa, Ibu Siti Nuraeni, S.Pd.SD...
Mar 19, 2026 0
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengundang anak-anak yatim dari...