Sebanyak 30 siswa SMAIT BBS turut berperan aktif dalam kegiatan yang di gagas UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization). Salah satu program yang diambil oleh SMAIT BBS adalah yang berkaitan dengan bidang lingkungan dan juga entrepreneurship.
Edi Sukmara, Kepala SMAIT BBS merasa senang dengan kehadiran UNESCO ke sekolahnya yang mana perwakilan organisasi dunia ini telah hadir langsung ke sekolah yang di pimpinnya pada Selasa (27/03/18) lalu. “Ya pasti saya sangat senang dan gembira mendapat kunjungan dari UNESCO, terlebih siswa- siswi kami telah di libatkan dalam sebuah program mereka, khususnya untuk bidang entrepreneur dan bidang lingkungan, ini adalah sebuah kehormatan bagi kami mengingat tidak semua sekolah mendapatkan kesempatan yang berharga ini,” urai Edi saat di temui awak media di sekolah saat kegiatan berlangsung.
Dalam kegiatan ini, untuk bidang entrepreneur, siswa diajarkan bagaimana mengajak kerjasama dengan para petani di sekitar lokasi sekolah, misalnya anak- anak kami membeli hasil panen, yang mana jika hasil panen ini di jual kepada ijon maka hasilnya akan sangat kecil, tapi jika kami yang membeli maka harganya akan kami berikan dengan nominal yang lebih pantas, untuk kemudian kami pasarkan kembali ke masyarakat umum.
“Sedangkan untuk bidang lingkungan, kami mulai dari praktek penanaman pohon di sekitar lingkungan sekolah, dengan tujuan agar sekolah menjadi asri dan sejuk, juga untuk mengurangi polusi yang sekarang sudah sangat mengganggu kita semua, kami juga menanam pohon jambu kristal di halaman sekolah,” papar Edi. Edi juga menjelaskan, jika SMAIT Plus BBS saat ini tengah terlibat aktif dalam salah satu program Association School Projekt Network ( ASPnet), yang mana program ini bertujuan mengintregasikan pendidikan karakter dalam setiap pembelajarannya dan menuntut sekolah turut menggerakkan secara aktif bidang – bidang seperti kultur, sosial, pendidikan dan lingkungan.
“Harapan saya, kelak setelah anak-anak lulus, mereka bisa lebih mandiri dan mampu berkarya dengan ilmu yang sudah mereka dapatkan selama menuntut ilmu di sekolah ini, sehingga mereka sudah mempunyai bekal jika mereka ingin berwirausaha ataupun juga ingin menekuni bidang pertanian, itu semua terserah mereka,” harap Edi. (wi)
Apr 16, 2026 0
Apr 06, 2026 0
Mar 21, 2026 0
Mar 19, 2026 0
Apr 16, 2026 0
Apr 06, 2026 0
Mar 21, 2026 0
Mar 19, 2026 0
Apr 16, 2026 0
Ajang perlombaan tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan...
Apr 06, 2026 0
Meski tidak terlihat meriah dan semarak, namun tetap ada...
Mar 21, 2026 0
Tidak kurang dari 106 anak yatim/piatu mendapatkan santunan...
Mar 19, 2026 0
Kepala SDN 04 Katulampa, Ibu Siti Nuraeni, S.Pd.SD...
Mar 19, 2026 0
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengundang anak-anak yatim dari...