Pembangunan Double Track atau rel kereta ganda yang telah direncanakan sejak 2018 lalu diprediksi akan mengganggu keberadaan instalasi PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor.
Ardani Yusuf, Manager Perencanaan, Pengawasan dan Litbang Teknologi PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor mengutarakan hal ini kepada wartawan pada Selasa (5/11/2019), jika untuk memastikan segala kemungkinan yang terjadi, seperti relokasi pipa, PDAM Kota Bogor ini telah meninjau pipa induk di Kampung Ciomas Kecamatan Bogor Selatan, beberapa hari yang lalu.
“Akan ada dampak yang cukup signifikan jika proyek itu tetap dilakukan, antaralain jumlah pelanggan yang terkena dampak pengaliran dari rencana pembangunan rel ganda ini sangat banyak, hal ini setelah dilakukan survei di Kawasan Stasiun Ciomas hingga lokasi pemakaman Gunung Gadung, yang mana di lokasi ini terdapat dua pipa induk berdiameter 1.000 mm dengan panjang kurang lebih 2,6 km,” kata Ardani.
“Ada sekitar 80 persen atau kira- kira 120.000 pelanggan akan terdampak proyek ini. Terutama untuk pelanggan di zona 3 dan zona 4 termasuk Istana Bogor,” ujar Ardani.
“Kami berharap nantinya akan ada solusi terbaik sehingga tidak perlu lagi dilakukan proses relokasi pipa, karena memang dampaknya sangat besar. Rencananya, besok, pada Kamis (7/11/2019) kami akan mengadakan pertemuan. Mudah-mudahan dari pertemuan itu nantinya akan dihasilkan kesepakatan bagi pihak-pihak yang berkepentingan,” tandas Ardani. (Wi)
Jul 01, 2026 0
Jun 29, 2026 0
Jun 26, 2026 0
Jun 24, 2026 0
Jul 01, 2026 0
Jun 29, 2026 0
Jun 26, 2026 0
Jun 24, 2026 0
Jul 01, 2026 0
SMK-SMAK Bogor turut berpartisipasi dalam Temu Pendidik...
Jun 29, 2026 0
SDN Sukaraja 1 telah melepas 79 siswa-siswinya. Acara...
Jun 26, 2026 0
Yayasan Bina Sejahtera menggelar kegiatan Tasyakur...
Jun 24, 2026 0
MI Nurul Ummah yang berlokasi di Desa Batu Layang Kecamatan...
Jun 21, 2026 0
Dalam rangka memperingati Hari Jadi Bogor yang ke-544,...