Untuk pertama kalinya menjelang Tahun Ajaran 2018-2019, Presiden Joko Widodo menerapkan sistem penerimaan peserta didik baru melalui sistem zonane, yakni menerima siswa berdasarkan tempat tinggal dari calon murid yang bersangkutan.
Nani Maryani, Humas SMKN 1 Kota Bogor mengungkapkan hal ini saat ditemui pilarnews di sekolah pada Senin (28/05/2018). “Dengan adanya Peraturan baru dari Presiden, secara otomatis kami pihak SMKN 1 Kota Bogor siap untuk mengikuti program ini di tahun ajaran baru mendatang. Karena memang tujuan dari program ini di nilai cukup bagus yakni tidak ada pemilahan calon peserta didik, karena semua anak bangsa berhak mendapat pendidikan yang layak dimanapun, tentunya dengan catatan si anak juga berminat untuk menuntut ilmu di sekolah yang terdekat dengan wilayah domisinya saat ini.
Disamping itu, masih menurut Nani, jika sistem ini diharapkan mampu mengurangi angka tawuran antar pelajar, karena jika lokasi sekolah dekat dengan rumah, secara otomatis akan mudah di awasi oleh orang-orang terdekatnya dan juga mengurangi waktu siswa tersebut untuk bertingkah macam-macam karena memang fokusnya hanya untuk sekolah lalu setelahnya kembali ke lingkungan keluarganya sehingga tidak cukup waktu untuk memikirkan hal-hal yang kurang penting,” urai Nani.
Pada kesempatan yang sama, Nani memaparkan tentang sistem penerimaan PPDB yang diterapkan SMKN 1 Kota Bogor dihadapan para orang tua calon pendaftar yang kebetulan pada saat itu tengah mencari informasi pendaftaran.
“Perlu diketahui jika mulai tahun ini SMKN 1 Kota Bogor menerima calon peserta didik dengan sistem zonase. Adapun jalurnya bisa melalui 5 cara diantaranya; melalui Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM), jalur Warga Penduduk Setempat (WPS), jalur Penghargaan Maslahat Guru dan Anak Berkebutuhan Khusus (PMG dan ABK), jalur Prestasi dan jalur Nilai Hasil Ujian Nasional (NHUN),”urai Nani.
Terakhir Nani menyampaikan, jika di SMKN 1 Kota Bogor menyediakan lima program keahlian/jurusan yakni Akuntansi dan Keuangan Lembaga, Perkantoran, Pemasaran, Usaha Perjalanan Wisata dan Multimedia. “Saya berharap calon siswa jangan sampai salah dalam memilih jurusan, karena sekali memilih jurusan tersebut maka tidak bisa pindah, maka pikirkanlah sebelum menjatuhkan pilihan,” pesan Nani. (wi)
Mar 21, 2026 0
Mar 19, 2026 0
Mar 19, 2026 0
Mar 12, 2026 0
Mar 21, 2026 0
Mar 19, 2026 0
Mar 19, 2026 0
Mar 12, 2026 0
Mar 21, 2026 0
Tidak kurang dari 106 anak yatim/piatu mendapatkan santunan...
Mar 19, 2026 0
Kepala SDN 04 Katulampa, Ibu Siti Nuraeni, S.Pd.SD...
Mar 19, 2026 0
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengundang anak-anak yatim dari...
Mar 12, 2026 0
Saatnya Kita Berbagi Keberkahan, Merajut Kebersamaan...
Mar 10, 2026 0
Saatnya berbagi dibulan suci ramadhan penuh berkah, Dewan...