Mengingat situasi dan kondisi di tengah Pandemi Virus Corona (Covid-19) masih tidak menentu dan juga mempertimbangkan jika materi yang akan dibahas pun tidak terlalu penting maka sebaiknya kegiatan Penilaian Tengah Semester (PTS) Gasal Tahun Ajaran 2020-2021 ditiadakan. Demikian dikatakan Entis Sutisna, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor kepada wartawan baru-baru ini.
“Menurut pendapat saya, untuk seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Bogor baik itu SD maupun SMP tidak mengadakan kegiatan PTS Gasal. Jika mengacu pada Kalender Pendidikan, sejatinya kegiatan tersebut diatas memang dilaksanakan pada Periode September seperti sekarang ini,” ungkap Entis.
Lanjut Entis, jika PTS Gasal berbeda dengan Penilaian Akhir Semester (PTS) Genap karena dalam PTS Ganjil nilainya tidak di input dalam raport anak. Inilah perbedaannya dengan PAS Genap yang nilainya menjadi bagian dalam raport sehingga harus dilaksanakan secara rutin disetiap semesternya.
“Namun seandainya hingga Desember 2020 nanti, pembelajaran belum bisa dilaksanakan secara tatap muka maka kami akan mengadakan evaluasi Semester dengan cara yang sederhana. Sesuai dengan materi pembelajaran yang diterima anak didik selama Pandemi Covid-19 ini,” ujar Entis.
Jadi nanti sistemnya, masih kata Entis, siswa yang biasanya diberi empat (4) lembar soal, kini hanya kami beri tugas 1 lembar soal, yang terpenting anak tetap rutin mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh model daring, ada evaluasi. Kemudian nilai hasil evaluasi tersebut nantinya masuk kedalam raport anak.
“Untuk alternatif lain, Entis memaparkan jika penilaian raport anak didik diperoleh dari pembelajaran daring. Siswa diberi tugas oleh guru masing-masing saat dilaksanakan PPJ Daring, walaupun tetap lebih baik jika ada penilaian di Semester,” sambungnya.
“Saya sangat berharap jika pada sekitaran Oktober-November ada angin segar untuk dunia pendidikan anak-anak usia sekolah, khususnya di Wilayah Kabupaten Bogor, dari yang semula zona orange akan berubah menjadi zona kuning sehingga sistem pembelajaran tatap muka bisa segera dilaksanakan meskipun masih secara bertahap, tidak langsung sempurna seperti dahulu sebelum ada Pandemi yang mewabah. Jika sudah berhasil berada di Zona Kuning maka tahapan belajar tatap muka walaupun baru diikuti 50 persen per sekali tatap muka, maka ini sudah menjadi kabar gembira, karena itu artinya PAS untuk Tahun Ajaran 2020-2021 sudah bisa direalisasikan,” harap Entis. (Wi)
Apr 16, 2026 0
Apr 06, 2026 0
Mar 21, 2026 0
Mar 19, 2026 0
Apr 16, 2026 0
Apr 06, 2026 0
Mar 21, 2026 0
Mar 19, 2026 0
Apr 16, 2026 0
Ajang perlombaan tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan...
Apr 06, 2026 0
Meski tidak terlihat meriah dan semarak, namun tetap ada...
Mar 21, 2026 0
Tidak kurang dari 106 anak yatim/piatu mendapatkan santunan...
Mar 19, 2026 0
Kepala SDN 04 Katulampa, Ibu Siti Nuraeni, S.Pd.SD...
Mar 19, 2026 0
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengundang anak-anak yatim dari...