Letak Kelurahan Paledang yang berada tepat di jantung Kota Bogor, menjadikan wilayah ini terus menggeliat. Mulai dari perkantotan, mall dan usaha bisnis lainnya tumbuh subur dan nyaris tak terkendali. Namun disisi lain, dampak negatuf muncul ketika pembangunan tersebut tidak diimbangi dengan situasi dan kondisi (sikon) asli dari wilayah ini.
Johan, Lurah Paledang Kota Bogor ketika ditemui pilarnews.web.id di sela-sela kesibukannya di kantor mengungkapkan banyak plus minus di wilayah yang kini dipimpinnya dan itu semua tentu membutuhkan penanganan yang serius dan penuh perhitungan yang tepat.
“Hal utama yang kini tengah kami giatkam salah satunya adalah masalah kebersihan yang kami atasi dengan Program Jumat Bersih (Jumsih) bagi seluruh warga Paledang. “Hal kedua yang tak kalah penting adakah berkaitan dengan Siaga Bencana, karena seperti kita ketahui bersama, lokasi wilayah Paledang ini kan diapit sungai-sungai besar dan cukup dalam, jika dalam kondisi normal tentu semua terasa biasa saja dan tidak ada masalah, namun jika kondisi alam sedang tidak bersahabat, maka bencana banjir, erosi dan longsor menjadi sesuatu yang harus kita hadapi dengan kesiapan baik fisik, mental, materi dan immateri ” papar Johan.
Johan mengakui jika kondisi wilayah Paledang.memang sulit dijelaskan. “Wilayah Paledang yang kita tahu sudah sangat padat namun di sisi lain kondisi jalan yang masuk ke perumahan warga sangat sempit sehingga terkesan berdesak-desakan. Belum lagi seolah sudah menjadi tradisi warga setempat yang sudah tinggal turun temurun di sini, sudah beberapa generasi mungkin nenek moyang mereka adalah pribumi disini sehingga mereka enggan untuk pindah dan bertekad membangun rumah sekalipun maut yang menjadi taruhannya karena mereka membangun di lokasi-lokasi pinggir sungai yang sangat berbahaya jika musim hujan tiba.
Disisi lain, sambung Johan, jika harga tanah dan rumah baru terus melonjak naik dari tahun ke tahun. “Dengan kondisi perekonomian mereka yang masih di bawah rata-rata, rasanya cukup sulit untuk mereka pindah rumah dan pindah dimisili dari Wilayah Paledang.
Namun apapun keadaannya, Johan menegaskan jika dirinya akan tulus iklas mengabdi sebagai Lurah Paledang. “Alhamdulillah, selama setahun saya memimpin warga Paledang, belum ada kejadian apapun yang menimpa warga dan semoga sampai kapanpun jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak kami inginkan. Sebagai Lurah Paledang, saya akan terus memantau warga dan siap 24 jam ketika mereka membutuhkan saya,” tegas Johan. (Wi)
Apr 16, 2026 0
Apr 06, 2026 0
Mar 21, 2026 0
Mar 19, 2026 0
Apr 16, 2026 0
Apr 06, 2026 0
Mar 21, 2026 0
Mar 19, 2026 0
Apr 16, 2026 0
Ajang perlombaan tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan...
Apr 06, 2026 0
Meski tidak terlihat meriah dan semarak, namun tetap ada...
Mar 21, 2026 0
Tidak kurang dari 106 anak yatim/piatu mendapatkan santunan...
Mar 19, 2026 0
Kepala SDN 04 Katulampa, Ibu Siti Nuraeni, S.Pd.SD...
Mar 19, 2026 0
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengundang anak-anak yatim dari...