Limbah tinja yang merupakan kotoran manusia yang mengalir di sungai- ungai, dianggap masih bisa ditolerir oleh PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor. Karena masih bersifat ramah lingkungan dan masih bisa diubah menjadi air yang bersih dan higienis, tentunya melalui tahapan dan proses yang panjang dan didukung peralatan yang canggih, yang disiapkan oleh perusahaan milik Pemkot Bogor ini.
Ade Syaban Maulana kepada awak media di Bogor mengatakan, jika mengolah limbah tinja masih jauh lebih mudah dibandingkan dengan jika pihaknya mengolah buangan chemical dari limbah pabrik, yang tentunya lebih berbahaya dan lebih sulit.
“Kenyataannya memang demikian, mengolah buangan limbah kimia jauh lebih rumit, selain juga lebih berbahaya dan kami harus ekstra hati- hati. Seperti kerap dialami saat menjernihkan air yang bercampur bahan kimia yang berbentuk lendir hitam,” papar Ade Syaban pada Sabtu (13/4/2019). Syaban melanjutkan, jika walaupun limbah tinja masih ada di sekitar sungai di Bogor, namun hal ini masih bisa diatasi.
“Yang terpenting kami telah mengubah air yang semula kotor, akhirnya bisa menjadi bersih dan layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Pihak PDAM Kota Bogor ini menjamin jika air yang telah mengalir ke para pelanggan adalah air yang murni dan telah memenuhi standar kesehatan yang telah ditetapkan pihak berwenang,” tegas Ade Syaban. (Wi)
Apr 16, 2026 0
Apr 06, 2026 0
Mar 21, 2026 0
Mar 19, 2026 0
Apr 16, 2026 0
Apr 06, 2026 0
Mar 21, 2026 0
Mar 19, 2026 0
Apr 16, 2026 0
Ajang perlombaan tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan...
Apr 06, 2026 0
Meski tidak terlihat meriah dan semarak, namun tetap ada...
Mar 21, 2026 0
Tidak kurang dari 106 anak yatim/piatu mendapatkan santunan...
Mar 19, 2026 0
Kepala SDN 04 Katulampa, Ibu Siti Nuraeni, S.Pd.SD...
Mar 19, 2026 0
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengundang anak-anak yatim dari...