Dalam upaya mencari terobosan baru dan sama-sama bersinergi dalam mempermudah layanan perbankan di Kota Bogor, maka Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) bersama-sama dengan Bank Kota Bogor melakukan penandatanganan memorandum of understanding (MOU) di Restauran De Leuit, Jalan Pajajaran pada Senin (28/10/2019).
Dalam pertemuan sekaligus penandatangan MOU ini, Ibrahim, Direktur Utama Bank Kota Bogor mengatakan jika maksud dari kerjasama ini agar terjalin kerjasama antar BUMD di Kota Bogor yakni untuk saling bersinergi, saling memajukan dalam membangun kota yang mendapat julukan kota hujan ini.
“Untuk BUMD, kerjasama dengan PD PPJ ini adalah untuk yang pertamakalinya, kedepan mungkin kami akan bekerjasama juga dengan BUMD lainnya,” kata Ibrahim.
Kata Ibrahim, beberapa poin kerjasama dengan PD PPJ antaralain dengan pembiayaan dari sisi kredit, penyaluran kredit kepada karyawan, pedagang. Artinya iuran Cash Management System (CMS) nantinya yang dipungut oleh BPR Bank Kota Bogor akan masuk kedalam rekening PD PPJ yang ada di Bank Kota Bogor,” urai Ibrahim.
Menanggapi ajakan dari Direktur Utama Bank Kota Bogor, Muzakkir yang adalah Direktur Utama PD PPJ Kota Bogor mengucapkan terimakasih yang mendalam atas kerjasama ini.
“Kedepan saya berharap komunikasi kami bisa berjalan dengan eksis diantara kami sesama BUMD di Kota Bogor. Jadi dengan adanya MoU ini, point pertama yang akan kami laksanakan adalah CMD di Pasar Gunung Batu, sambil kami akan mengadakan penjajakan untuk pasar-pasar yang lain,” kata Muzakkir.
“Masih banyak yang bisa kami kerjasamakan selain hanya sebatas CMS. Hal lain yang menarik sebenarnya Bank Kota Bogor yakni core bisnisnya ada di UMKM. Ada di bawah itu, pedagang yang tidak bankable. Berarti bankable itu harus kita yang membangun agar mereka menjadi bankable,” sambung Muzakkir.
Menurut Muzakkir lagi, dengan para pedagang ini menabung setiap hari, jadi segala pembayaran bisa lewat bank. Ini salah satu program CMS yang kita terapkan ke pedagang yang tujuan akhirnya buat pedagang itu sendiri. Kalau sudah bankable, mereka tidak perlu lagi meminjam ke rentenir. Kami ingin menerapkan program CMS untuk semua pasar yang kami kelola,” tegas Muzakkir. (Wi)
Apr 16, 2026 0
Apr 06, 2026 0
Mar 21, 2026 0
Mar 19, 2026 0
Apr 16, 2026 0
Apr 06, 2026 0
Mar 21, 2026 0
Mar 19, 2026 0
Apr 16, 2026 0
Ajang perlombaan tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan...
Apr 06, 2026 0
Meski tidak terlihat meriah dan semarak, namun tetap ada...
Mar 21, 2026 0
Tidak kurang dari 106 anak yatim/piatu mendapatkan santunan...
Mar 19, 2026 0
Kepala SDN 04 Katulampa, Ibu Siti Nuraeni, S.Pd.SD...
Mar 19, 2026 0
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengundang anak-anak yatim dari...