Keberadaan KASM (Keran Air Siap Minum) yang sudah terpasang di beberapa titik di Kota Bogor, ternyata belum sepenuhnya disadari oleh warga, jika air yang ada didalamnya adalah air bersih dan higienis yang siap untuk diminum. Bahkan awal-awal KASM itu muncul, banyak warga yang mengira jika air tersebut hanya diperuntukan bagi keperluan cuci tangan atau cuci muka, bukan untuk diminum.
Padahal, menurut Direktur Umum PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Rino Indira, menegaskan jika air yang ada di KASM itu bisa diminum dan sama sekali tidak berbahaya.
“Sudah melalui tes laboratorium dan terdapat keterangan Aman untuk dikonsumsi dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes), karena di dalam KASM itu, kami menggunakan mesin penyaringan,” ungkapnya kepada wartawan, di kantor PDAM Tirta Pakuan, Jalan Siliwangi pada Jumat (24/10/2019).
Masih menurut Rino, jika maksud dari diadakannya KASM ini adalah untuk memberikan fasilitas kepada warga yang beraktivitas di sekitar Pedestrian seputar Kebun Raya Bogor.
“Selain itu, KASM juga memiliki tujuan yang lain yakni sebagai upaya mengurangi sampah plastik. Seperti kita ketahui jika sekarang ini Pemkot Bogor tengah gencar-gencarnya untuk mengurangi sampah plastik yang akhir-akhir ini banyak sekali menimbulkan masalah terutama di kota-kota besar, termasuk Kota Bogor yang sudah dipadati berbagai sampah dan limbah dari bahan-bahan plastik,” papar Rino.
Dengan adanya KASM, pihak PDAM berharap, akan semakin sedikit sampah plastik yang digunakan masyarakat Kota Bogor dan tentunya ini bagus untuk masa depan kita semua. Selanjutnya, Rino ingin jika keberadaan KASM ini bisa terus ditambah oleh PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor.
“Dalam hal ini, kami juga ingin warga Kota Bogor mau memanfaatkan keberadaan alat ini, untuk digunakan sesuai fungsinya dan tidak perlu kawatir akan kebersihannya serta yang tak kalah penting, ikut merawat dan menjaganya agar awet dan tidak cepat rusak,” pinta Rino.
Sementara Ketua KASM sekaligus Ketua Tim Zona Air Mineral Prima (ZAMP) PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, Rinda Lilianti menambahkan jika sampe dengan saat ini PDAM Tirta Pakuan telah membangun 26 KASM di beberapa titik di Kota Hujan namun yang aktif hanya ada 18 mesin karena mesin dalam kondisi baik dan bisa digunakan sebagaimana mestinya. Sedangkan yang lain, mesin ada yang rusak atau warga belum memanfaatkan sesuai fungsinya. “Kedepan kami akan terus melakukan sosialisasi tentang KASM ini dan menargetkan pembuatan alat ini antara empat hingga sembilan disetiap tahunnya. (Wi)
Apr 16, 2026 0
Apr 06, 2026 0
Mar 21, 2026 0
Mar 19, 2026 0
Apr 16, 2026 0
Apr 06, 2026 0
Mar 21, 2026 0
Mar 19, 2026 0
Apr 16, 2026 0
Ajang perlombaan tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan...
Apr 06, 2026 0
Meski tidak terlihat meriah dan semarak, namun tetap ada...
Mar 21, 2026 0
Tidak kurang dari 106 anak yatim/piatu mendapatkan santunan...
Mar 19, 2026 0
Kepala SDN 04 Katulampa, Ibu Siti Nuraeni, S.Pd.SD...
Mar 19, 2026 0
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengundang anak-anak yatim dari...