Setelah Pendeta Gideon Saragih dari Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Cibinong Kabupaten Bogor diberhentikan secara tidak hormat oleh Pengurus HKBP Pusat, karena selama Pendeta Gideon menjadi Pendeta di HKBP Cibinong banyak sekali ditemukan keganjilan-keganjilan dalam pengambilan keputusan dan adanya ketidaksinkronan antara Pengurus Gereja dengan Jemaat di gereja yang bersangkutan, maka Ephorus Pusat memutuskan untuk melantik Pendeta baru.
Atas dasar itulah, semestinya Pelantikan Pendeta baru yang akan menggantikan Pendeta Gideon Saragih yakni Pendeta Tiapul Br Hutahayan beserta para Pareses dan Jemaat yang pro dengan beliau, sedianya akan dilangsungkan pada Minggu (7/8/2020) di HKBP Cibinong.
Namun kenyataannya proses pelantikan menemui kendala. Banyak pihak yang menyayangkan sikap dari Pendeta Gideon Saragih yang semestinya harus rela meletakkan jabatannya dikarenakan sudah diberhentikan oleh Ephorus Pusat sejak Mei 2020 dan sekarang saatnya jabatan dipegang oleh Pendeta baru yakni Pendeta Tiapul Hutahayan.
Namun sikap Gideon Saragih malah tidak sesuai dengan sebagian besar Jemaat HKBP Cibinong. Dengan arogan, justru dirinya terkesan seolah-olah mengadu domba dan memecah persatuan jemaat gereja ini, padahal jika dikaji, hampir semua Jemaat HKBP Cibinong adalah berasal dari Suku Batak atau Keturunan orang-orang yang berasal dari Sumatera Utara.
Intinya, Pendeta Gideon Saragih tidak terima jika dirinya sudah dipecat dan tetap bersikukuh akan melanjutkan apa yang telah di rencanakan terhadap HKBP Cibinong. Dirinya beserta para pengikutnya tidak mau mengikuti aturan dari Ephorus Pusat dan menolak pelantikan Pendeta baru sehingga suasana ricuh hampir pecah, jika saja Polisi dan TNI setempat tidak sigap turun tangan mengamankan situasi.
Kapolres Cibinong Ronald yang datang ke lokasi gereja HKBP Cibinong tampak kewalahan dalam mendamaikan dua kubu tersebut, karena masing-masing Pendeta beserta para pengikutnya sama-sama merasa punya hak untuk menjadi Pendeta dan Jemaat di HKBP Cibinong.
Negosiasi berlangsung alot sejak Pukul 14.00 hingga menjelang Sholat Magrib pun belum ada titik temu yang sekiranya bisa mendamaikan kedua kubu tersebut.
Melihat situasi yang terjadi atas gereja ini, masyarakat menilai jika keputusan yang dikeluarkan oleh Eprorus HKBP atas pemecatan Pendeta Gideon Saragih, berkaitan erat dengan proses pembangunan Gedung Gereja HKBP Cibinong Empat lantai dengan anggaran sekitar 12 Miliar tanpa tender dengan pengerjaan Swakelola.
Berdasarkan hasil mediasi yang dipimpin Kapolres Bogor, maka Pelantikan Pendeta Baru HKBP Cibinong akan tetap dilaksanakan pada 16 Agustus 2020 karena dinilai sesuai dengan Keputusan SK No. 791/127/V/2020. Ephorus merupakan jabatan tertinggi dalam lingkup HKBP di seluruh Indonesia, oleh karena itu, apapun keputusan yang telah dikeluarkan oleh Ephorus harus diikuti okeh pengurus HKBP yang berada dibawahnya.(Wi).
Apr 16, 2026 0
Apr 06, 2026 0
Mar 21, 2026 0
Mar 19, 2026 0
Apr 16, 2026 0
Apr 06, 2026 0
Mar 21, 2026 0
Mar 19, 2026 0
Apr 16, 2026 0
Ajang perlombaan tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan...
Apr 06, 2026 0
Meski tidak terlihat meriah dan semarak, namun tetap ada...
Mar 21, 2026 0
Tidak kurang dari 106 anak yatim/piatu mendapatkan santunan...
Mar 19, 2026 0
Kepala SDN 04 Katulampa, Ibu Siti Nuraeni, S.Pd.SD...
Mar 19, 2026 0
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengundang anak-anak yatim dari...