Sebelum pelaksanaan SID di Desa Ciherang kami terlebih dahulu sudah melaksanakan sosialisasi kepada pengurus RT dan RW serta tokoh di Desa Ciherang, setelah itu kami lakukan perekrutan petugas, setelah kami seleksi baru dilakukan Bimtek untuk pembekalan petugasnya, sambut Nanang Junaedi bagian prencanaan Desa Ciherang. Saat ditanya terkait pelaksanaan pendataan penduduk lewat SID kemaren.
“Petugas pendata yang kita rekrut sebanyak 30 orang, pendataan SID sudah berjalan sebagaimana mestinya dan sesuai dengan juknisnya, hanya ada kendala atau batu sandingan sedikit yaitu ketika ditanya terkait SPPT dan Sertifikat Tanah, pedahal waktu sosialisasi sudah kita sampaikan maksud dan tujuan dari Pendataan Berbasis Informasi Desa dengan Sistem Informasi Desa atau SID, seperti saat kita kenapa menanyakan KK,” urainya.
Karena dalam KK, lanjut Nanang bisa saja nama masih tercantum tapi sebenarnya sudah pisah karena sdh mempunyai KK sendiri atau sudah menikah tapi di KK belum pisah, kemudian terkait data kependudukan yang ngontrak lebih dari 6 bulan bahkan 3 tahun tapi kependudukan masih diluar Desa Ciherang tentu data seperti ini sangat diperlukan sehingga kita bisa mengetahui berapa banyak pendatang di Desa Ciherang ini. Terkait data pertanahan sendiri terang Nanang itu dimaksudkan untuk lebih mengetahui seberapa luas tanah yang dipakai di Desa Ciherang.
Untuk pemukiman berapa luasnya, untuk pertanian berapa, untuk tanah yang dipakai jalan dan fasilitas umum berpa luasnya, itulah maksud dari SID ini, tapi masyarakat ketika ditanya terkait sertifikat tanah masih ada yang merasai itu sebagai privasi namun setelah saya menjelaskan mereka bersedia memberikan informasi yang kita butuhkan. Termasuk data penghasilan, itu untuk melihat seberapa tingkat perekonomian di Desa Ciherang, apakah perekonomi masyarakat Desa Ciherang diatas rata-rata, sedang atau dibawah rata-rata secara prosentase.
“Dengan data yang kita dapat itu akan menjadi ukuran untuk meningkatkan perekonomian diwilayah Kabupaten Bogor, termasuk untuk menerapkan UMK/UMR,” jelasnya. Dikatakannya untuk pelaksanaan SID baru sekitar 40%, diakhir Oktober ini kita targetkan selesai pendataannya, karena luas Desa Ciherang cakupan luasnya 3 kali lipat dengan desa lain di Kecamatan Dramaga ini. Dengan jumlah lebih dari 16000 jiwa, yang terbagi di lebih 4000 KK dan tersebar di13 RW 58 RT. “Sementara untuk petugas penginput data atau petugas entry data sebanyak 5 atau 8 orang belum mendapatkan Bimtek. Sekarang ini sedang berjalan pemeriksaan berkas hasil pencacah, karena banyak yang harus dikoreksi,” imbuhnya.
Dengan Program SID ini setidaknya pertama kita mempunyai data yang valid, ditengah masyarakat, ke dua mengetahui seberapa sebetulnya yang diharapkan untuk peningkatan yang harus dilakukan untuk masyarakat dan ke tiga mengenai peningkatan perekonomian harus seperti apa perubahannya, minimal bagaimana pemberdayaan ditengah masyarakatnya sehingga dapat mengejar ketertinggalan dari berbagai aspek dalam rangka meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat Desa Ciherang khususnya dan warga masyarakat Kabupaten Bogor umumnya, pungkas Nanang. (Sudarmawan)
Apr 16, 2026 0
Apr 06, 2026 0
Mar 21, 2026 0
Mar 19, 2026 0
Apr 16, 2026 0
Apr 06, 2026 0
Mar 21, 2026 0
Mar 19, 2026 0
Apr 16, 2026 0
Ajang perlombaan tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan...
Apr 06, 2026 0
Meski tidak terlihat meriah dan semarak, namun tetap ada...
Mar 21, 2026 0
Tidak kurang dari 106 anak yatim/piatu mendapatkan santunan...
Mar 19, 2026 0
Kepala SDN 04 Katulampa, Ibu Siti Nuraeni, S.Pd.SD...
Mar 19, 2026 0
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengundang anak-anak yatim dari...