Kondisi beberapa sekolah swasta saat ini memang tidak semua bisa dikatakan beruntung dengan situasi yang relatif dirasa cukup sulit. Bisa diibaratkan kondisi beberapa sekolah swasta kini tengah mengalami buah simalakama, ibarat akan dilanjut tapi harus sabar dan menerima dengan kondisi yang seadanya atau lebih tepat lagi ibarat pepatah “Seperti Diujung Tanduk.”
Gambaran diatas kini juga tengah dialami SMK Bina Warga 2 Kota Bogor, salah satu SMK Swasta yang berlokasi di Jalan Pangeran Asogiri Kelurahan Tanah Baru Kecamatan Bogor Utara itu kini bisa dikatakan tengah mengalami masa-masa yang cukup sulit. Kepala SMK Bina Warga 2 Kota Bogor, Bagus, mengungkapkan jika banyak hal yang memprihatinkan kini harus dialami SMK Bina Warga 2 atau sering disingkat dengan SMK BW 2.
“Hal pertama yang membuat hal ini terjadi adalah karena lokasi SMK BW 2 yang serba terjepit, tepatnya berada ditengah-tengah tiga SMK yang mengelilinginya, yakni SMKN 2 Kota Bogor yang berada di depan sekolah, SMK Bina Warga 1 yang berada disamping sekolah dan SMK Nusantara yang berada tepat dibelakang SMK BW 2,” kata Bagus ketika ditemui pilarnews.web.id, beberapa waktu lalu.
Lanjut Bagus, Sistem Zonasi yang kini diterapkan Pemerintah juga, menyumbang pengaruh yang tidak kecil bagi penerimaan murid di sekolah ini.
“Sekarang kami hanya memiliki anak didik 200 saja secara keseluruhan. Dari jumlah tersebut kami bagi ke dalam 9 (sembilan) kelas. Selanjutnya ada 4 kompetensi keahlian/jurusan yang kami sediakan di sekolah kami yakni Kompetensi Keahlian Pemasaran, Akuntansi, Multimedia dan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) dengan jumlah guru ada sekitar 20 orang,” urai Bagus.
Bagus berharap, ada perhatian dari Pemerintah melalui Dinas Pendidikan terkait yang bisa memberikan solusi atau setidaknya sumbang saran bagi kondisi sekolahnya saat ini. “Atau mungkin ada bantuan berupa adanya fasilitas dan sarana prasarana sekolah, agar dapat menarik minat para anak didik baru atau juga membuat para orangtua percaya dengan lengkapnya sarana penunjang Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah yang dipimpinnya.
“Disamping itu, kami akan terus mencoba bertahan ditengah ketatnya persaingan dalam dunia pendidikan. Harapan saya tentunya, kelak akan ada penambahan murid saat Tahun Ajaran baru tiba. Dan semoga saja, anak didik kami tetap bisa berprestasi walau ditengah keterbatasan yang ada, Kami akan tetap optimis dan melakukan yang terbaik demi keberlanjutan berdirinya SMK BW 2 Kota Bogor, semoga ada titik terang kedepannya,” harap Bagus. (Wi)
Apr 16, 2026 0
Apr 06, 2026 0
Mar 21, 2026 0
Mar 19, 2026 0
Apr 16, 2026 0
Apr 06, 2026 0
Mar 21, 2026 0
Mar 19, 2026 0
Apr 16, 2026 0
Ajang perlombaan tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan...
Apr 06, 2026 0
Meski tidak terlihat meriah dan semarak, namun tetap ada...
Mar 21, 2026 0
Tidak kurang dari 106 anak yatim/piatu mendapatkan santunan...
Mar 19, 2026 0
Kepala SDN 04 Katulampa, Ibu Siti Nuraeni, S.Pd.SD...
Mar 19, 2026 0
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengundang anak-anak yatim dari...