Virus Corona atau yang memiliki sebutan lain Covid-19 beberapa minggu terakhir telah mampu mengubah kebiasaan dunia. Virus berbahaya dan cenderung mematikan, yang awalnya berasal dari Wuhan, Cina ini telah memporak-porandakan kehidupan kita semua, termasuk mengubah pola hidup dan kebiasaan masyarakat Indonesia.
Salah satu pihak yang terkena imbas adalah dari musibah adanya virus covid-19 ini adalah seluruh sekolah yang ada di Indonesia, mulai dari siswa harus belajar di rumah, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) diadakan secara jarak jauh hingga Ujian Nasional (UN) ditiadakan, semua ini menandakan bahwa virus ini memang teramat berbahaya dan tidak bisa dianggap enteng.
Menyikapi permasalahan diatas, SMP Kosgoro Kota Bogor berusaha keras untuk mengatasi atau paling tidak memperkecil dampak negatif dari penyebaran virus ini. Dikdik, Kepala SMP Kosgoro Kota Bogor mengatakan, jika kunci dari semua ini adalah jika kita harus lebih giat lagi didalam menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
“Kami sudah mengantisipasinya dengan mengadakan penyemprotan disinfektan ke sekitar sekolah, lalu menyediakan Hand Sanitizier dan menyediakan cairan pencuci tangan di setiap depan kelas, yang kalau ditotal ada sekitar 20 jumlahnya, jadi kelak ketika siswa masuk sekolah kembali, semua fasilitas yang menunjang kebersihan, sudah tersedia dengan tertib,” urai Dikdik belum lama ini.
Dikdik juga menekankan, pentingnya Social Distancing (menjaga jarak) antara individu satu dan yang lainnya saat KBM atau ujian diadakan nantinya. Intinya, saat ini kita harus siap mengikuti aturan dari pemerintah, semua demi kebaikan kita semua. Harapan saya, musibah Virus Corona ini bisa cepat berakhir dan kami bisa kembali mengadakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dan ujian kembali dengan normal seperti sediakala. (Wi)
Apr 16, 2026 0
Apr 06, 2026 0
Mar 21, 2026 0
Mar 19, 2026 0
Apr 16, 2026 0
Apr 06, 2026 0
Mar 21, 2026 0
Mar 19, 2026 0
Apr 16, 2026 0
Ajang perlombaan tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan...
Apr 06, 2026 0
Meski tidak terlihat meriah dan semarak, namun tetap ada...
Mar 21, 2026 0
Tidak kurang dari 106 anak yatim/piatu mendapatkan santunan...
Mar 19, 2026 0
Kepala SDN 04 Katulampa, Ibu Siti Nuraeni, S.Pd.SD...
Mar 19, 2026 0
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengundang anak-anak yatim dari...