Merebaknya Pandemi Vius Corona (Covid-19) di dunia tidak terkecuali di Indonesia, membuat semua pihak panik dan tidak punya persiapan untuk mencegah ataupun menghindari, karena memang kejadiannya begitu mendadak dan sangat cepat. Hingga akhirnya, korban semakin berjatuhan dan terus bertambah banyak dari hari ke hari, mau tak mau membuat Pemerintah harus memutar otak agar Virus mematikan ini tidak semakin menyebar dan meluas sehigga nantinya akan menimbulkan kerugian bagi banyak pihak.
Salah satu cara untuk mencegah dan meminimalisir penularan Virus Covid-19 ini adalah dengan menggunakan Masker, sebagai salah satu upaya agar kita tidak tertular oleh orang-orang disekitar kita atau kita tidak menularkan pada orang lain apabila kita batuk ataupun bersin-bersin atau ada orang yang dikawatirkan positif Covid-19 namun tidak menunjukan gejala atau disebut dengan Orang Tanpa Gejala (ODP).
Mengingat betapa pentingnya ketersediaan Masker ini, maka banyak orang mencarinya, bahkan untuk saat ini Pemerintah telah mewajibkan pemakaian Masker bagi siapapun yang ingin bepergian keluar rumah, disisi lain ketersediiaan Masker di pasaran sudah semakin berkurang bahkan sempat dianggap langka. Rupanya peluang inilah yang ditangkap oleh para Siswa SMKN 3 Kota Bogor khususnya untuk Kompetensi Keahlian/Jurusan Tata Busana di sekolah yang berlokasi di Jalan Pajajaran ini.
Drs. Uus Sukmara., MMPd, Kepala SMKN 3 Kota Bogor kepada awak media mengatakan jika di sekolah yang dipimpinnya memiliki Kompetensi Keahlian Tata Busana yang sudah sangat mahir dalam hal jahit-menjahit pakaian ataupun Masker, sehingga alangkah baikya jika keahlian tersebut diarahkan untuk membuat Masker berskala besar untuk membantu masyarakat yang kini sedang sangat membutuhkan benda yang satu ini.
“Gerakan pembuatan Masker yang dilaksanakan oleh para siswa SMKN 3 Kota Bogor adalah sebagai bentuk kepedulian sekolah kepada masyarakat ditengah mewabahnya Pandemi Corona yang terus meningkat. Semoga dengan disiapkannya Masker di pasaran yang semakin banyak akan dapat membantu masyarakat dalam menghindari penularan virus covid-19 ini khususnya di Kota Bogor dan sekitarnya,” ungkap Uus di sekolah pada Selasa (21/4/2020).
Uus berharap, apa yang dilakukan para anak didiknya yakni dalam memproduksi “Seribu Masker Untuk Masyarakat Di Tengah Pandemi Corona” ini dapat bermanfaat bagi warga semua.
“Harapan kami, dengan ketersediaan Masker yang semakin banyak dan ada di mana-mana, masyarakat akan merasa terbantu dan ini bisa mencegah dan meminimalisir risiko penularan Virus Covid-19 yang sangat berbahaya ini dan bisa menular dari manusia satu ke manusia yang lainnya tanpa kita sadari,” tutup Uus. (Wi)
Aug 18, 2026 0
Aug 18, 2026 0
Aug 13, 2026 0
Aug 08, 2026 0
Aug 18, 2026 0
Aug 18, 2026 0
Aug 13, 2026 0
Aug 08, 2026 0
Aug 18, 2026 0
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan...
Aug 18, 2026 0
Pemerintah Desa Ciomas Rahayu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten...
Aug 13, 2026 0
Puncak acara Milad ke-4 ini diisi dengan Talkshow dan...
Aug 08, 2026 0
BOGOR – Puluhan siswa SDN Ciherang 01, Kecamatan Dramaga,...
Aug 07, 2026 0
Kehadiran Walikota Bogor, Dedie A.Rachim diharapkan dapat...