BOGOR – Pengurus Pasundan Istri (Pasi) Kabupaten Bogor masa bakti 2026–2031 resmi dilantik di Gedung Serbaguna I Pemda Kabupaten Bogor pada Rabu (23/9/2026). Sebanyak 38 pengurus baru mengemban misi besar untuk melestarikan budaya dan memperluas penggunaan bahasa Sunda di tengah masyarakat.
Ketua terpilih Pasundan Istri Kabupaten Bogor, Een Nurani, menegaskan bahwa fokus utama kepengurusannya adalah menjaga keberadaan bahasa Sunda agar tidak punah. Pihaknya berkomitmen memfasilitasi semua kalangan masyarakat untuk mempelajari kembali bahasa daerah tersebut.
”Kami siap bergerak agar masyarakat dari semua kalangan bisa memperluas ruang untuk belajar bahasa Sunda lagi. Kami memiliki kekhawatiran yang besar jika bahasa Sunda ini sampai menghilang,” ujar Een di hadapan media setelah pelantikan.
Een mengakui adanya tantangan unik di internal organisasi. Anggota dan pengurus Pasundan Istri Kabupaten Bogor saat ini tidak hanya berasal dari suku Sunda, melainkan dari berbagai macam suku dengan latar belakang bahasa yang berbeda-beda. Oleh karena itu, program prioritas dalam lima tahun ke depan adalah memperluas kelas-kelas belajar bahasa Sunda untuk merangkul keberagaman tersebut.
Di lokasi yang sama, Ketua Pasundan Istri Jawa Barat, Hj. Euis Siti Julaeha Sahidin, menyampaikan bahwa momentum pelantikan ini juga menjadi ajang untuk menegaskan eksistensi organisasi. Ia menegaskan bahwa Pasundan Istri hadir secara nyata di setiap kabupaten dan kota di wilayah Jawa Barat.
Euis sependapat dengan Een mengenai keterbukaan organisasi terhadap keberagaman suku dan bahasa para anggotanya. Namun, ia memberikan catatan penting agar organisasi ini tetap berjalan sesuai dengan khitahnya.
”Pasundan Istri harus makin dikenal luas, dan anggotanya memang merangkul berbagai suku serta bahasa. Saya juga berharap dan berpesan agar organisasi Pasundan Istri ini jangan dibawa-bawa ke ranah politik,” tegas Euis.
Melalui kepengurusan yang baru ini, Pasundan Istri Kabupaten Bogor diharapkan mampu menjadi motor penggerak literasi budaya Sunda yang inklusif, sekaligus menjadi wadah pemersatu bagi perempuan dari berbagai latar belakang suku di Kabupaten Bogor. (Hermansyah)
Sep 25, 2026 0
Sep 16, 2026 0
Sep 12, 2026 0
Sep 10, 2026 0
Sep 25, 2026 0
Sep 16, 2026 0
Sep 12, 2026 0
Sep 10, 2026 0
Sep 25, 2026 0
Pemerintah Kelurahan Padasuka, Kecamatan Ciomas, Kabupaten...
Sep 24, 2026 0
BOGOR – Pengurus Pasundan Istri (Pasi) Kabupaten Bogor...
Sep 16, 2026 0
Kota Bogor -(15/09/2026). Kunjungan komunitas organisasi...
Sep 12, 2026 0
SMP,SMK 1,SMK 2 Dan SMA Bina Sejahtera Bogor melaksanakan...
Sep 10, 2026 0
SMP Islam Tahfidzul Qur’an (ITQ) dan SMK 3 Bina Sejahtera...