Sebanyak 11 Kepala Daerah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bogor, yakni meliputi Kota Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi, Kota Tangerang Selatan Kabupaten Tangerang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Purwakarta diundang oleh Bupati Bogor dalam pertemuan bertajuk Borderline Economic Summit (BES) 2019 yang digelar di Royal Tulip Hotel, Gunung Geulis, Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor pada Kamis (12/12).
Bupati Bogor Ade Yasin dalam sambutannya mengatakan jika pertemuan semacam ini sangat penting untuk diadakan secara rutin dan berkesinambungan mengingat banyaknya keterkaitan antara daerah satu dengan yang lainnya yang berkaitan erat dengan masalah pembangunan khususnya di wilayah perbatasan. Salah satunya adalah masalah infrastruktur, contoh kondisi Jalan di sekitar Parung Panjang Kabupaten Bogor yang sangat buruk dan itu berbatasan langsung dengan Kabupaten Tangerang.
“Kita butuh percepatan pembangunan, kenapa kita undang Kepala Bappenas karena masalah infrastruktur dan transportasi adalah sebagai daya dongkrak perekonomian masyarakat dan wisata dan bangkitan lainnya,” papar Ade Yasin di hadapan para hadirin dari berbagai daerah.
Ade berharap, Kehadiran Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) bisa mendengar langsung permasalahan yang ada di wilayah perbatasan sehingga ada intervensi tegas demi percepatan pembangunan.
“Selain masalah infrastruktur, ada juga masalah banjir apalagi sekarang Wilayah Indonesia sudah memasuki musim penghujan, maka sudah sepantasnya kita semua bersiap-siap, ibarat pepatah Sedia Payung sebelum Hujan. Hal yang sering terjadi, ketika bencana banjir melanda Jakarta dan sekitarnya mengapa Bogor yang selalu dijadikan kambing hitam, padahal ini merupakan persoalan bersama, karena realitanya sebagian pengguna jasa hotel dan restauran di Wilayah Puncak Kabupaten Bogor juga mayoritas merupakan warga Jakarta, sehingga segala aktivitas mereka selama ada di Puncak pun, tak luput memberikan sumbangan terhadap terjadinya bencama banjir yang cenderung rutin terjadi setiap tahun di Wilayah Jakarta dan sekitarnya,” ujar Ade.
Ade berharap dengan pertemuan ini, nantinya berbagai masalah bisa cepat teratasi dan sama-sama mendapatkan solusi yang terbaik dan menguntungkan bagi seluruh daerah, baik kota mapun kabupaten yang berada di wilayah perbatasan. (Wi)
Jul 01, 2026 0
Jun 29, 2026 0
Jun 26, 2026 0
Jun 24, 2026 0
Jul 01, 2026 0
Jun 29, 2026 0
Jun 26, 2026 0
Jun 24, 2026 0
Jul 01, 2026 0
SMK-SMAK Bogor turut berpartisipasi dalam Temu Pendidik...
Jun 29, 2026 0
SDN Sukaraja 1 telah melepas 79 siswa-siswinya. Acara...
Jun 26, 2026 0
Yayasan Bina Sejahtera menggelar kegiatan Tasyakur...
Jun 24, 2026 0
MI Nurul Ummah yang berlokasi di Desa Batu Layang Kecamatan...
Jun 21, 2026 0
Dalam rangka memperingati Hari Jadi Bogor yang ke-544,...