Mendunianya kekisruhan sistem PPDB jenjang SMP jalur zonasi di kota Bogor telah menarik perhatian Anggota DPRD yang juga Ketua DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Bogor, Edi Darmawansyah SH.MSi. Kepada Pilarnews.web.id Edi mengatakan persoalan PPDB jenjang SMP jalur zonasi di Kota Bogor terjadi karena tidak seimbangnya lulusan SD dengan daya tampung SMP Negeri yang ada di Kota Bogor.
“Setiap tahun jumlah lulusan SD sekitar 15 ribu, sedangkan daya serap SMP Negeri hanya berkisar 5.600 ribu. Kemudian pendidikan di SMP Negeri tidak merata, sehingga timbul perbedaan antara SMP Negeri favorit dan bukan. Lalu karena minat orang tua tetap memaksakan ingin memasukkan anaknya ke SMP Negeri, maka dihalalkan segala cara. Lalu Edi menekankan agar Pemkot Bogor segera menambah SMP Negeri yang dilengkapi sistem digital dan guru yang mampu mentranformasi ilmu dan mampu menggali potensi siswa. Atau kembalikan proses penerimaan peserta didik pada sistem semula yaitu NEM”, Pungkas Edi. (Dewa)
Jun 10, 2026 0
Jun 05, 2026 0
Jun 05, 2026 0
Jun 05, 2026 0
Jun 10, 2026 0
Jun 05, 2026 0
Jun 05, 2026 0
Jun 05, 2026 0
Jun 10, 2026 0
KOTA BOGOR – Selasa 9/6/2026 – Polemik dugaan...
Jun 05, 2026 0
Ada inovasi baru dan merupakan kabar gembira bagi para...
Jun 05, 2026 0
Jakarta, – Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya...
Jun 05, 2026 0
Gebyar Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang...
May 29, 2026 0
Kamis, 28 Mei 2026 Kegiatan pemotongan hewan Qurban di...