SDN Kenari yang terletak di Kampung Lelegok Desa Jampang Kecamatan Gunung Sindur Kabupaten Bogor tampak sangat memprihatinkan jika dilihat dari fisik bangunannya. Hal ini tentunya butuh perhatian pemerintahan khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor yang memiliki wewenang dalam hal memperbaiki sekolah dasar ini.
Kepala SDN Kenari Kecamatan Gunung Sindur Tohir, S.Pd ketika ditemui awak media menjelaskan jika semenjak dirinya menjadi Kepala SDN Kenari, situasi dan kondisi sekolah secara fisik sudah menghawatirkan.
“Saya menjadi Kepala di SDN Kenari ini sudah ada sekitar delapan (8) bulan. Dan sejak saya bertugas disini, keadaannya sudah seperti ini. Mengkawatirkan dan mengancam keselamatan warga sekolah, khususnya bagi anak-anak. Ini karena seperti yang kita lihat bersama saat ini, atap sudah mulai berjatuhan, lantai terlihat kurang layak dan fasilitas kamar kecil pun terasa tidak memadai dan jauh dari kata layak dan sehat,” papar Tohir di sekolah, belum lama ini.
Kedepan, Tohir berencana akan membuat proposal pengajuan dana kepada pihak terkait yakni Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, yang akan digunakan untuk perbaikan kondisi fisik sekolah, agar nantinya bangunan terlihat lebih baik dan yang terpenting lebih aman bagi keselamatan khususnya anak-anak yang menimpa ilmu di sekolah ini.
“Terus terang saya selaku Kepala SDN Kenari kadang merasa khawatir kalau-kalau ada atap yang jatuh lalu menimpa anak-anak, maka akan fatal akibatnya. Disamping itu, jika kondisi lingkungan sekolah terlihat bagus, minimal layak dan aman untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) maka akan sangat mendukung kenyamanan Guru dan para siswa untuk melakukan kegiatan belajar dengan tenang, nyaman dan lebih berkonsentrasi tinggi sehingga akan menghasilkan nilai-nilai yang memuaskan,” terang Tohir.
Sebagai Kepala Sekolah SDN Kenari yang baru bertugas dalam hitungan bulan, Tohir bertekad akan terus melakukan yang terbaik bagi sekolah dasar yang dipimpinnya.
“Selain melakukan hal diatas, kedepan saya juga akan terus berusaha untuk menambah jumlah siswa menjadi lebih banyak lagi. Selama ini jumlah siswa masih dibawah 100 anak. Semoga di waktu-waktu mendatang, bisa lebih banyak lagi siswa yang bersekolah di SDN Kenari ini,” ujar
nya. Terakhir Tohir berharap, jika ada kepedulian dan perhatian dari dinas terkait, selain untuk pembangunan sekolah juga untuk para guru honorer yang mengabdi di sekolah ini.
“Karena para Pengajar dan Guru disini juga butuh kesejahreraan dalam hidupnya, mereka akan fokus mengajar, jika urusan yang berhubungan dengan masalah ekonomi dan kesejahteraan mereka sudah terjamin, sehingga pikiran mereka tidak bercabang-cabang ketika tengah mengajar anak-anak,” tutup Tohir.
Kontributor : Iwang Suhendar
Editor : Wi
Aug 23, 2026 0
Aug 18, 2026 0
Aug 18, 2026 0
Aug 13, 2026 0
Aug 23, 2026 0
Aug 18, 2026 0
Aug 18, 2026 0
Aug 13, 2026 0
Aug 23, 2026 0
Sanggar Tari Gandes Pamantes menggelar kegiatan Mid-Test...
Aug 18, 2026 0
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan...
Aug 18, 2026 0
Pemerintah Desa Ciomas Rahayu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten...
Aug 13, 2026 0
Puncak acara Milad ke-4 ini diisi dengan Talkshow dan...
Aug 08, 2026 0
BOGOR – Puluhan siswa SDN Ciherang 01, Kecamatan Dramaga,...