Limbah tinja yang merupakan kotoran manusia yang mengalir di sungai- ungai, dianggap masih bisa ditolerir oleh PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor. Karena masih bersifat ramah lingkungan dan masih bisa diubah menjadi air yang bersih dan higienis, tentunya melalui tahapan dan proses yang panjang dan didukung peralatan yang canggih, yang disiapkan oleh perusahaan milik Pemkot Bogor ini.
Ade Syaban Maulana kepada awak media di Bogor mengatakan, jika mengolah limbah tinja masih jauh lebih mudah dibandingkan dengan jika pihaknya mengolah buangan chemical dari limbah pabrik, yang tentunya lebih berbahaya dan lebih sulit.
“Kenyataannya memang demikian, mengolah buangan limbah kimia jauh lebih rumit, selain juga lebih berbahaya dan kami harus ekstra hati- hati. Seperti kerap dialami saat menjernihkan air yang bercampur bahan kimia yang berbentuk lendir hitam,” papar Ade Syaban pada Sabtu (13/4/2019). Syaban melanjutkan, jika walaupun limbah tinja masih ada di sekitar sungai di Bogor, namun hal ini masih bisa diatasi.
“Yang terpenting kami telah mengubah air yang semula kotor, akhirnya bisa menjadi bersih dan layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Pihak PDAM Kota Bogor ini menjamin jika air yang telah mengalir ke para pelanggan adalah air yang murni dan telah memenuhi standar kesehatan yang telah ditetapkan pihak berwenang,” tegas Ade Syaban. (Wi)
Aug 13, 2026 0
Aug 08, 2026 0
Aug 07, 2026 0
Aug 07, 2026 0
Aug 13, 2026 0
Aug 08, 2026 0
Aug 07, 2026 0
Aug 07, 2026 0
Aug 13, 2026 0
Puncak acara Milad ke-4 ini diisi dengan Talkshow dan...
Aug 08, 2026 0
BOGOR – Puluhan siswa SDN Ciherang 01, Kecamatan Dramaga,...
Aug 07, 2026 0
Kehadiran Walikota Bogor, Dedie A.Rachim diharapkan dapat...
Aug 07, 2026 0
Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) Kota Bogor...
Aug 05, 2026 0
Muharram Bulan Berbagi Kebaikan dan kepedulian, Yayasan...